Tag

, , ,


sore itu..
lembayung jingga mulai pudar pesonanya..
menyemburat mengusik hati..
isyarat ia ‘kan kembali menutup hari.

sayupsayup canda tawa membias makna..
makna mata menatap meski sekejap..
makna bibir tersenyum meski sekilas..
makna kata terucap meski sepatah..
menambah ruang sekat untuk berkisah..

dan kulihat bara asa dipancaran mata,
pun kurasa resah direlung hati,
jua cemasmu saat menunggu..
tak dapat kau simpan itu.. aku tahu.
ya, aku tahu..

ku yakin kau yang dinanti..
ku tahu kau yang diharap..
namun sungguh sulit aku berkata..
ada jarak yang tak terjangkau..
ada cara yang berbeda..
ada pandang yang tak lah sama..
ya, sayang, dan ia bukan tentangku.
kisah sempurnamu masih menunggu..
untukmu, sekeping hati dalam pusaran waktu, dan rindu.

harap milik kita, dan kehendak adalah milikNya.
“Yaa Rabb, indahkan kisah suci sempurna untuknya..”

Iklan