Tag

, , , , , , ,


Tuhan, Izrail, dan Sang Waktu

dan pikirku..
Sang waktu lah malaikat maut itu..
Izrail, tangan kanan Tuhan  pemberi akhir..

dan aku, tiada sedikitpun berpikir kafir..
murtad membangkang norma dan dogma.. sekali-kali tidak!!
karena anugrah akal kemanusiaanku membujukku bertualang,
menelusuri, menyelami kedalaman bait-bait keagungan-Nya..
begitu dalam… begitu luas tanpa batas..
hingga terjebak aku dalam keindahan penciptaan,
yang tak teraba panca indera..

Izrail Sang Waktu..
sebelum langit membisik titah-Nya,
Izrail “terdiam” dingin membisu..
ia seperti air yang mengalir,
seperti angin yang berhembus,
tanpa kata, tanpa rasa, tanpa rerupa..

dan jika tiba saatnya,
apa yang telah ditulis-Nya,

tak terlihat hingga tak mampu mata menatap,
atau telinga mendengar,
atau jemari mencari rupa..
dia bergerak cepat,hanya sekejap..
memberi sekarat untuk jiwa-jiwa sesat..
memberi selamat untuk jiwa-jiwa taat..
seremoni sekilat untuk mencipta sekat,
dunia-akhirat..

Izrail Sang waktu..
ialah yang menghentikan kita dari karya..
ialah yang memisahkan kita dari cinta..
ialah yang menghempas kita dari fana dunia..

dan bersuara batinku,
“mintalah Tuhan sehingga menjinakkan Izrail”..
berharap relanya tetap menjadi waktu,,
memberi saat untuk bertaubat..
sebelum batang nafas sesak tercekat..

Iklan