Tag

, ,


Dari purnama ke purnama

Merenda kisah menjalin makna

Lelah melangkah tak pasti arah..

Dan apakah harapku jua asamu?

Dan aku tak pernah tahu..

Dan hingga waktu berbisik padaku,

“kisah indah itu bukan milikmu!”

Dan awan mengabu sendu

langit pun menangis

mengiring laraku…

Dan saat gelap mencengkram malam,

Tak mampu mata terpejam,

Anganku melayang, menghampiri engkau di sana..

Ya, sungguh tak perlulah tubuh ini mati rasa

Lemah terkulai tak berdaya

Diri yang rapuh telah kehilangan arah

Sesali kepergian separuh jiwa..

Dan bukan hanya kata terucap..

Tapi hati bicara..

Rindu itu masih ada..

Ya, masih ada!!

Tapi sudahlah, cukup sudah..

Selaksa doa sahaja,

Sejuta asa bahagia,

Untukmu yang merengkuh indah sawarga..


Iklan